AKBP Hasanuddin: Polisi Tegakkan Hukum Secara Tegas, Biar Memberi Efek Jera Terhadap Pelaku Curanmor

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Aksi kawanan pencuri sepeda motor (curanmor) sepertinya belum menimbulkan efek jera dan kembali mengganas di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Pasalnya satu unit sepeda motor milik Retna Wati karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping raib disikat kawanan pencuri.

Menurut keterangan korban, sepeda motor jenis matic merk yamaha mio sproty warna biru dengan nomor polisi BA 2915 DN terparkir di halaman RSUD Lubuk Sikaping. Namun saat korban hendak pulang kerumah, sepeda motor miliknya yang terparkir tersebut sudah tidak ada di tempat.

"Sepeda motor tersebut terparkir hari Rabu, (03/01/2018) kemaren, namun saat saya hendak pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB sudah tidak ada ditempat," terang Retna Wati.

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin ketika dikonfirmasi oleh Kamis (04/01/2018) membenarkan peristiwa tersebut.

"Peristiwa tersebut memang benar terjadi, dan kemaren sekitar pukul 17.00 WIB laporan korban sudah kami terima. Dari tadi malam sampai hari ini masih kami lakukan pengejaran terhadap dugaan pelaku. Namun belum membuahkan hasil. Tapi kami berjanji akan mengusut tuntas peristiwa ini dan memberikan efek jera terhadap pelaku," terang AKBP Hasanuddin.

Menurut AKBP Hasanuddin, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memarkirkan kenderaan miliknya.

"Untuk bertambahnya jumlah korban, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Pasaman, untuk berhati-hati dalam memarkirkan kendraannya. Pastikan sudah terkunci dan aman saat ditinggal pemilik," himbaunya.

Sementara itu menurut Kasat Reskrim AKP Zulhendri dari peristiwa tersebut korban mengalami kerugian jutaan rupiah.

"Korban mengalami kerugian sekitar Rp.6,5 juta. Kami juga meminta peran aktif masyarakat, jika ada mendapat informasi ciri-ciri pelaku untuk segera melaporkannya ke Polres Pasaman," pungkasnya.(Anto)

Index Berita